Cherry Angioma: Penyebab, Ciri, dan Cara Mengatasinya
Cherry Angioma: Penyebab, Ciri, dan Cara Mengatasinya
Bintik merah kecil pada dada, punggung, lengan, atau bagian tubuh lain sering menimbulkan kekhawatiran. Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah cherry angioma, yaitu pertumbuhan kulit jinak yang terbentuk dari kumpulan pembuluh darah kecil.
Cherry angioma umumnya tidak berbahaya dan tidak memerlukan pengobatan. Namun, tidak semua bintik merah di kulit merupakan cherry angioma. Ruam, petechiae, tahi lalat, dan kelainan pembuluh darah lain dapat memiliki tampilan serupa.
Apa Itu Cherry Angioma?
Cherry angioma adalah bintik atau benjolan kecil berwarna merah yang terbentuk akibat berkumpulnya pembuluh darah kecil di dekat permukaan kulit. Warnanya dapat berupa merah terang, merah tua, hingga merah keunguan.
Lesi ini biasanya berukuran beberapa milimeter, berbentuk bulat atau oval, serta memiliki permukaan datar atau sedikit menonjol. Batasnya umumnya terlihat jelas dibandingkan kulit di sekitarnya.
Dalam istilah medis, cherry angioma juga disebut angioma senilis atau cherry hemangioma. Meski demikian, kondisi ini tidak hanya dialami oleh orang lanjut usia. Cherry angioma dapat muncul pada orang dewasa yang lebih muda dan jumlahnya dapat bertambah seiring waktu.
Lokasi yang sering terkena
Cherry angioma dapat muncul di berbagai bagian tubuh, terutama:
- Dada;
- Perut;
- Punggung;
- Bahu;
- Lengan; dan
- Tungkai.
Cherry angioma di dada sering terlihat ketika seseorang berganti pakaian atau bercermin. Kemunculannya di area tersebut tidak otomatis menunjukkan penyakit tertentu.
Apakah cherry angioma menular?
Tidak. Cherry angioma bukan infeksi dan tidak disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur. Kondisi ini tidak menular melalui sentuhan, pakaian, maupun penggunaan barang bersama.
Penyebab Cherry Angioma
Penyebab pasti cherry angioma belum sepenuhnya dipahami. Kondisi ini berkaitan dengan pelebaran atau pertumbuhan kelompok pembuluh darah kecil di kulit.
Beberapa faktor yang mungkin berperan meliputi:
Usia
Cherry angioma lebih sering terlihat pada orang dewasa. Jumlah lesi dapat bertambah perlahan seiring bertambahnya usia, meskipun tidak semua orang mengalaminya.
Faktor genetik
Sebagian orang mungkin memiliki kecenderungan keluarga untuk mengalami cherry angioma. Riwayat keluarga dapat meningkatkan kerentanan, tetapi tidak berarti kondisi ini pasti diwariskan secara langsung.
Perubahan hormon
Perubahan hormon, termasuk yang terjadi selama kehamilan, mungkin berkaitan dengan kemunculan atau pertambahan jumlah cherry angioma pada sebagian orang. Namun, setiap lesi pada ibu hamil tidak dapat langsung dianggap disebabkan oleh kehamilan.
Paparan lingkungan
Beberapa penelitian membahas kemungkinan hubungan antara cherry angioma dan paparan bahan atau lingkungan tertentu. Namun, bukti tersebut belum konsisten sehingga paparan bahan kimia tidak dapat dianggap sebagai penyebab pasti.
Ciri-Ciri Cherry Angioma
Ciri cherry angioma yang umum meliputi:
- Berwarna merah terang, merah tua, atau merah keunguan;
- Berbentuk bulat atau oval;
- Berukuran kecil, biasanya beberapa milimeter;
- Datar atau sedikit menonjol;
- Memiliki batas yang cukup jelas; dan
- Permukaannya biasanya halus.
Sebagian besar cherry angioma tidak menimbulkan nyeri atau gatal. Lesi yang menonjol dapat berdarah jika tergesek pakaian, terkena perhiasan, tergores, atau terbentur.
Jangan menggaruk, menusuk, memencet, atau memotong bintik sendiri. Perdarahan berulang tanpa pemicu yang jelas perlu diperiksa oleh dokter.
Apakah Cherry Angioma Berbahaya?
Cherry angioma umumnya merupakan kelainan kulit jinak, bukan kanker kulit. Lesi yang tidak menimbulkan gejala biasanya tidak membahayakan dan tidak memerlukan pengobatan.
Namun, konsultasikan bintik kepada dokter jika mengalami tanda berikut:
- Warna berubah cepat atau menjadi sangat gelap;
- Ukuran membesar dalam waktu singkat;
- Bentuk menjadi tidak beraturan;
- Perdarahan berulang tanpa cedera yang jelas;
- Nyeri atau gatal yang menetap;
- Luka tidak kunjung sembuh;
- Banyak bintik baru muncul dalam waktu singkat; atau
- Satu bintik tampak sangat berbeda dari lesi lain.
Tanda tersebut tidak otomatis menunjukkan kanker. Pemeriksaan diperlukan untuk membedakan cherry angioma dari kelainan kulit lain.
Perbedaan Cherry Angioma dan Bintik Merah Lain
Petechiae
Petechiae adalah bintik perdarahan kecil di bawah kulit. Bintik ini biasanya datar dan tidak menonjol. Kemunculan banyak petechiae secara mendadak perlu diperhatikan, terutama jika disertai demam, mudah memar, lemas, atau perdarahan lain.
Ruam atau iritasi
Ruam dapat berupa kemerahan yang menyebar dan sering disertai gatal, rasa terbakar, kulit bersisik, atau pembengkakan. Pemicu ruam antara lain alergi, gesekan, keringat, infeksi, dan produk perawatan kulit.
Tahi lalat
Tahi lalat umumnya berwarna cokelat, hitam, atau menyerupai warna kulit. Sebagian dapat tampak kemerahan. Perubahan ukuran, bentuk, warna, atau perdarahan pada tahi lalat perlu diperiksa.
Angiokeratoma
Angiokeratoma juga berkaitan dengan pembuluh darah, tetapi permukaannya dapat lebih kasar atau tampak memiliki lapisan keratin. Pemeriksaan langsung diperlukan untuk membedakannya dari cherry angioma.
Diagnosis Cherry Angioma
Dokter biasanya menilai warna, bentuk, ukuran, lokasi, jumlah, lama kemunculan, serta perubahan dan gejala yang menyertai lesi.
Jika tampilan lesi tidak khas, dokter dapat menggunakan dermoskopi untuk melihat struktur kulit dengan lebih jelas. Biopsi mungkin dipertimbangkan jika diagnosis belum dapat dipastikan atau terdapat ciri yang tidak biasa.
Sebelum berkonsultasi, catat kapan bintik mulai muncul dan apakah ukurannya, warna, atau bentuknya berubah. Foto berkala dengan pencahayaan dan jarak yang serupa dapat menjadi informasi tambahan.
Apakah Cherry Angioma Harus Diobati?
Cherry angioma yang tidak mengganggu dapat dibiarkan. Pengobatan dapat dipertimbangkan jika lesi:
- Sering berdarah akibat gesekan;
- Terasa mengganggu karena menonjol;
- Menimbulkan rasa tidak nyaman;
- Mengganggu penampilan; atau
- Memerlukan pengangkatan untuk memastikan diagnosis.
Dokter akan menjelaskan manfaat, risiko, biaya, dan kemungkinan bekas luka sebelum tindakan dilakukan.
Pilihan pengobatan
- Kauterisasi listrik: Menghancurkan jaringan dengan energi listrik. Efek sampingnya dapat berupa kemerahan, luka kecil, perubahan warna kulit, atau jaringan parut.
- Krioterapi: Menggunakan suhu sangat dingin untuk menghancurkan jaringan. Tindakan ini dapat menyebabkan kemerahan, lepuh, rasa perih, atau perubahan warna kulit sementara.
- Terapi laser: Menargetkan pembuluh darah pada lesi. Sebagian pasien mungkin memerlukan lebih dari satu sesi.
- Eksisi: Mengangkat lesi melalui prosedur kecil, terutama jika lesi menonjol atau perlu diperiksa di laboratorium.
Jangan mengangkat cherry angioma di rumah dengan pisau, jarum, benang, cairan kimia, atau alat pembakar. Tindakan tersebut dapat menyebabkan perdarahan, infeksi, luka bakar, dan jaringan parut.
Cara Merawat Kulit
Hindari menggaruk atau memecahkan bintik. Gunakan pakaian yang tidak terlalu ketat jika lesi di dada sering tergesek. Jika bintik terluka, tekan dengan kain atau kasa bersih sampai perdarahan berhenti. Cari pertolongan medis jika perdarahan sulit dihentikan.
Gunakan tabir surya pada kulit yang terpapar sinar matahari untuk menjaga kesehatan kulit secara umum. Hindari mengoleskan bahan pemutih, obat keras, atau cairan penghilang tahi lalat tanpa arahan dokter.
Kesimpulan
Cherry angioma adalah bintik merah kecil yang umumnya terbentuk dari kumpulan pembuluh darah kecil di kulit. Kondisi ini sering muncul di dada, perut, punggung, lengan, atau tungkai. Usia, kecenderungan individu, riwayat keluarga, dan perubahan hormon mungkin berperan, tetapi penyebab pastinya belum diketahui.
Sebagian besar cherry angioma bersifat jinak dan tidak memerlukan pengobatan. Bintik yang berubah cepat, mudah berdarah, terasa nyeri, sangat gatal, mengalami luka, atau tampak berbeda dari lesi lain perlu diperiksa oleh dokter.
Tanya Jawab
Apakah cherry angioma bisa hilang sendiri?
Sebagian besar cherry angioma tidak hilang tanpa terapi. Lesi dapat tetap berukuran sama atau bertambah jumlahnya secara perlahan.
Apakah cherry angioma merupakan tanda kanker?
Umumnya tidak. Cherry angioma merupakan kelainan kulit jinak, tetapi lesi yang berubah cepat atau tampak tidak biasa perlu diperiksa.
Mengapa cherry angioma sering muncul di dada?
Dada termasuk area tubuh yang sering mengalami kemunculan cherry angioma. Lokasi tersebut tidak otomatis menunjukkan penyakit tertentu.
Apakah cherry angioma dapat dicegah?
Belum ada cara yang terbukti dapat mencegah seluruh cherry angioma. Menjaga kesehatan kulit, menghindari trauma, dan melindungi kulit dari sinar matahari tetap dianjurkan.
Bolehkah cherry angioma dipencet atau dipotong sendiri?
Tidak boleh. Tindakan tersebut dapat menyebabkan perdarahan, infeksi, luka bakar, dan bekas luka. Konsultasikan pengangkatan kepada dokter.
Dokter apa yang menangani cherry angioma?
Dokter umum dapat melakukan pemeriksaan awal. Dokter spesialis kulit dan kelamin dapat memastikan diagnosis serta menawarkan pilihan pengobatan yang sesuai.
Belum ada komentar.